Aplikasi jejaring sosial milik Meta, Instagram meluncurkan fitur baru bernama “Shared List”. Dengan fitur ini, pengguna bisa membagikan Instagram Stories ke beberapa kelompok pertemanan. Namun tampaknya fitur masih dijalankan secara bertahap karena belum tersedia secara merata untuk semua pengguna.
Fitur baru Shared List ini mirip dengan fitur Close Friends yang sudah ada lama di Instagram. Kesamaan di antara dua fitur ini, pengguna menambahkan orang ke dalam list tertentu dan hanya orang di dalam list itulah yang bisa melihat IG Stories yang dibagikan oleh pengguna.
Adapun perbedaannya, fitur baru Shared List memungkinkan pengguna membuat lebih dari satu daftar.
Misalnya, pengguna membuat daftar “Travel” untuk circle pertemanan yang sering jalan-jalan bersama, daftar “K-Pop” untuk circle pertemanan sesama penggemar K-Pop, daftar “K-drama” untuk circle pecinta drama Korea, “IT UMA Jaya” untuk rekan kerja, dan daftar lainnya sesuai keinginan. Hal ini berbeda dengan Close Friends yang berupa list tunggal. Perbedaan lainnya adalah soal transparansi anggota dalam list. Seluruh pengguna yang dimasukkan ke dalam Shared List bisa melihat anggota lain dalam list. Tak hanya itu, setiap pengguna dalam list juga bisa menambahkan pengguna lain untuk masuk dalam Shared List, meski Shared List dibuat oleh pengguna lain.
Hal ini berbeda dengan Close Friends di mana hanya pengguna yang membuat daftar yang bisa menambahkan dan melihat siapa saja orang dalam list Close Friends. Warna lingkaran Instagram Stories juga berbeda. Konten yang dibagikan lewat fitur Shared List akan memiliki lingkaran berwarna biru. Sebagai perbandingan, konten yang dibagikan secara publik akan berwarna gradasi ungu-kuning, sedangkan yang dibagikan lewat Close Friends berwarna hijau. Tidak ada informasi berapa banyak Shared List yang bisa dibuat pengguna. (AB)
