Viral! Apple Vision Pro Booming di Amerika Serikat

Apple kembali meluncurkan produk barunya yakni Apple Vision Pro yang merupakan headseat augmented reality google yang memungkinkan Anda melihat dunia digital ditengah realita yang ada.

Apple Vision Pro ini bentuknya seperti kacamata besar yang diikatkan ke kepala yang kemudian kita dapat mengakses Google dengan dikontrol menggunakan mata, gerakan tangan dan suara.

Fungsi Apple Vision Pro, bermain handphone dengan layar dunia realita yang dapat kamu perbesar seluas tembok, dapat nonton film serasa di bioskop sendiri, dan bisa masuk ke dunia lain tanpa harus melihat komputer.

Pandemi kemarin membuat semua teknologi menjadi booming, dengan tidak bolehnya bertemu orang lain membuat perusahan besar memikirkan caranya untuk memiliki dunianya sendiri melalui teknologi.

Termasuklah boomingnya Apple Vision Pro yang resmi dirilis pada 19 Januari 2024 di Amerika Serikat dengan produksi hingga 200 unit, berfungsi sebagai evolusi lain dari komputer spasial. 

Dengan fitur-fitur inovatif yang ditawarkannya untuk pengguna dalam berinteraksi dengan teknologi, Apple Vision Pro bertujuan untuk menjadi standar baru dalam bidang komputerisasi personal. 

Hebatnya optik mata setiap penggunannya dapat disesuaikan karena perangkat ini dirancang untuk dipakai tanpa kacamata. Apple Vision Pro akan dirilisi dengan varian storage 256 GB dengan harga USD 3,499.

Jika dirupiahkan harganya mencapai Rp. 55 Juta.
Produk ini disebut dengan spatial komputer dengan OS yang disebut dengan VisionOS. Dengan 3 dimensi antarmuka visionOS kita bebas melakukan rezise tampilan aplikasi dengan kecanggihan melalui media tangan saja.

Untuk yang memiliki gangguan mata akan ada ketepatan visual yang dapat diaplikasikan. Hingga kita dapat melihat dengan jelas dengan akurasi Eye Tracking dengan baterainya memiliki performa tinggi yang bisa dikantongi dan tentunya awet seharian. 

Sekarang sedang viral Apple Vision Pro yang digunakan oleh sebagian orang Amerika Serikat setelah resmi dirilis meskipun mereka sedang berada di layanan publik sekalipun hingga menjadi trend saat ini.