Fiber Optic Sebagai Perantara Jalur Utama Internet di Universitas Medan Area

Dalam mengembangkan sistem jaringan kampus yang lebih baik lagi, Universitas Medan Area terus berbenah dalam pelayanan pada era Revolusi Industri 4.0. Dalam hal ini Pusat Pelayanan Teknologi Informasi (P2TI) merupakan Unit Pelayanan Teknis yang diberikan amanah untuk mengembangkan pelayanan berbasis teknologi informasi di lingkungan kampus terus menerus membuat terobosan terbaru yakni menggunakan sistem fiber optic (FO) pada semua jaringan yang ada di kampus UMA.

Universitas Medan Area, pada era digital seperti sekarang ini, termasuk perguruan tinggi yang terus berbenah diri untuk melakukan inovasi agar tidak terlindas oleh kemajuan jaman. Berbagai produk digital semakin banyak dimunculkan untuk mempermudah administrasi dan proses di dalam perkuliahan. Universitas Medan Area, salah satu bentuk dalam memajukan digitalisasi iyalah dengan adanya penggantian beberapa titik kabel dalam pendistribusian Internet Antara gedung kampus 1 dan 2 dengan Fiber Optic. Dengan demikian Universitas Medan Area memiliki kecepatan Internet yang bisa di akses hingga 100 Gigabyte, dengan teknologi Serat optic. Serat Optic adalah saluran transmisi atau sejenis kabel yang terbuat dari kaca atau plastik yang sangat halus dan lebih kecil dari sehelai rambut, dan dapat digunakan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain. Sumber cahaya yang digunakan biasanya adalah Laser atau LED. Kabel ini berdiameter kurang lebih 120 mikrometer. cahaya yang ada di dalam serat optik tidak keluar karena indeks bias dari kaca lebih besar daripada indeks bias dari udara, karena laser mempunyai spektrum yang sangat sempit. Kecepatan transmisi serat optik sangat tinggi sehingga sangat bagus digunakan sebagai saluran komunikasi.