Kemampuan Mikrotik yang tidak dimiliki Cisco

MikroTik dan Cisco adalah dua merek populer dalam dunia jaringan, masing-masing dengan keunggulan dan keunikan tersendiri. Beberapa kemampuan MikroTik yang tidak dimiliki atau sulit ditemukan pada perangkat Cisco antara lain:

  1. Harga yang Lebih Terjangkau:
    • MikroTik terkenal dengan harga perangkat keras yang lebih terjangkau dibandingkan dengan Cisco. MikroTik sering digunakan oleh pengguna dengan anggaran terbatas atau bagi mereka yang ingin membuat jaringan kecil hingga menengah.
  2. RouterOS yang Fleksibel dan Terjangkau:
    • MikroTik menggunakan sistem operasi RouterOS, yang memberikan kontrol penuh kepada pengguna untuk mengonfigurasi berbagai aspek jaringan. RouterOS memungkinkan penggunaan berbagai fitur lanjutan seperti VPN, QoS, firewall, dan lainnya tanpa perlu perangkat keras yang mahal.
  3. Fitur Hotspot dan Billing System:
    • MikroTik memiliki fitur built-in untuk membuat hotspot dan sistem billing, yang sering digunakan untuk pengaturan jaringan Wi-Fi publik, seperti di kafe, hotel, atau kampus. Fitur ini tidak secara langsung tersedia di perangkat Cisco dan membutuhkan solusi tambahan dari pihak ketiga.
  4. MikroTik Cloud Hosted Router (CHR):
    • MikroTik menawarkan versi virtual dari router mereka, yang dikenal sebagai Cloud Hosted Router (CHR). Ini memungkinkan pengguna untuk menjalankan RouterOS di lingkungan virtual (seperti VMware atau Hyper-V). Meskipun Cisco memiliki platform virtual, MikroTik menawarkan lebih banyak fleksibilitas dalam hal harga dan sumber daya yang dibutuhkan.
  5. Kemudahan Penggunaan dan Konfigurasi:
    • Meskipun Cisco memiliki antarmuka grafis berbasis web seperti Cisco Meraki, MikroTik menyediakan WinBox, sebuah antarmuka desktop yang sangat mudah digunakan dan memberikan akses ke hampir semua fungsi dalam RouterOS. Ini membuat MikroTik lebih mudah diakses oleh administrator jaringan pemula.
  6. Dukungan untuk Router dengan Fitur Bervariasi (Dari Kecil hingga Enterprise):
    • MikroTik menawarkan berbagai produk yang dapat digunakan dari jaringan kecil hingga besar. Mereka memiliki berbagai model router, mulai dari model dengan harga sangat murah hingga model yang lebih mahal dengan performa tinggi. Cisco, di sisi lain, lebih terfokus pada perangkat keras yang lebih mahal dan biasanya ditujukan untuk perusahaan besar.
  7. Pengaturan Layanan VPN dan MPLS yang Mudah:
    • MikroTik memiliki konfigurasi yang lebih mudah dan murah untuk layanan VPN dan MPLS, yang mempermudah pembuatan jaringan terhubung secara aman. Meskipun Cisco juga mendukung VPN dan MPLS, MikroTik memberikan kemudahan dalam pengaturan serta lebih terjangkau.
  8. Kemudahan dalam Penambahan Fitur:
    • MikroTik memungkinkan pengguna untuk menambahkan paket fitur tambahan melalui RouterOS, yang memberikan fleksibilitas lebih besar untuk menyesuaikan perangkat dengan kebutuhan spesifik. Di sisi lain, Cisco mungkin memerlukan pembelian lisensi tambahan atau perangkat keras khusus untuk fitur tertentu.

Meskipun MikroTik menawarkan banyak keuntungan, Cisco tetap menjadi pilihan utama di lingkungan perusahaan besar dan data center karena keandalannya, dukungan premium, serta ekosistem yang lebih matang untuk skala yang lebih besar dan kompleks.